Peraturan Bupati Tahun 2022 Nomor 71

Tentang TATA KELOLA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PANEMBAHAN SENOPATI KABUPATEN BANTUL
T.E.U Badan/Pengarang Rumah Sakit Umum Daerah
Nomor Peraturan 71
Jenis / Bentuk Peraturan Peraturan Bupati
Singkatan Jenis / Bentuk Peraturan -
Tempat Penetapan Bantul
Tanggal-Bulan-Tahun Penetapan / Pengundangan 01 September 2022
Sumber -
Subjek -
Status Peraturan Berlaku, ditetapkan pada 01 September 2022
Bahasa Indonesia
Lokasi Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Bantul
Bidang Hukum -
Abstrak Unduh Abstrak tidak tersedia
Keyword TATA KELOLA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PANEMBAHAN SENOPATI KABUPATEN BANTUL

Ringkasan Umum

Peraturan Bupati Bantul Nomor 71 Tahun 2022 merupakan regulasi yang menetapkan kerangka kerja Tata Kelola Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati di Kabupaten Bantul. Peraturan ini hadir sebagai penyesuaian terhadap perubahan regulasi pembentukan organisasi Pemerintah Daerah guna memastikan pelayanan kesehatan tetap bermutu dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Dokumen ini secara resmi mencabut dan menggantikan Peraturan Bupati Bantul Nomor 86 Tahun 2017 agar selaras dengan tata organisasi yang baru.

Poin-Poin Utama

Dokumen ini mengatur struktur dan identitas rumah sakit sebagai institusi Kelas B yang menerapkan pola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Terdapat tiga instrumen tata kelola utama yang ditekankan, yaitu:

  • Corporate Bylaws (Tata Kelola Korporasi): Aturan hubungan antara pemilik, pengelola, dan komite medik.
  • Medical Staff Bylaws (Tata Kelola Staf Medis): Aturan untuk menjaga profesionalisme staf medis melalui clinical governance.
  • Nursing Staff Bylaws (Tata Kelola Staf Keperawatan): Standar profesionalisme bagi tenaga keperawatan.

Prinsip tata kelola yang wajib diterapkan meliputi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, dan independensi dalam menjalankan praktik bisnis yang sehat.

Prioritas & Ketentuan Teknis

Prioritas utama peraturan ini adalah penyelenggaraan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna dengan fokus pada efisiensi operasional. Ketentuan teknis yang diatur meliputi:

  1. Indikator keberhasilan pengobatan yang diukur melalui Net Death Rate (NDR), Bed Occupation Rate (BOR), Length of Stay (LOS), dan Turn Over Internal (TOI).
  2. Susunan Dewan Pengawas berjumlah 5 (lima) orang yang bertugas menentukan arah kebijakan dan mengawasi rencana strategis.
  3. Komposisi Pejabat Pengelola yang terdiri dari Direktur (Pemimpin), Wakil Direktur Umum dan Sumber Daya (Pejabat Keuangan), serta Wakil Direktur Pelayanan dan Penunjang (Pejabat Teknis).
  4. Sistem akuntansi menggunakan Sistem Akuntansi Berbasis Akrual sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan.

Larangan & Ketentuan Khusus

Terdapat batasan dan kewajiban hukum yang harus dipatuhi untuk menjaga integritas institusi, di antaranya:

  • Anggota Dewan Pengawas dilarang pernah terlibat dalam tindakan yang menyebabkan badan usaha pailit atau melakukan tindak pidana yang merugikan daerah.
  • Pejabat Pengelola dilarang mengabaikan prinsip praktik bisnis yang sehat dan wajib menandatangani surat kesanggupan menjalankan tugas secara profesional.
  • Setiap unit kerja wajib melakukan Audit Medis dan Audit Kinerja secara berkesinambungan untuk menjaga mutu pelayanan.
  • Seluruh pendapatan rumah sakit, kecuali hibah terikat, dapat dikelola langsung untuk membiayai pengeluaran sesuai dengan Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA).

Ditetapkan di Bantul pada tanggal 1 September 2022 oleh Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih.

.
Memuat PDF...
Gagal memuat PDF.