| Tentang | Perpanjangan Kedua Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Di Padukuhan Srandakan, Kalurahan Trimurti, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul |
| T.E.U Badan/Pengarang | Badan Penanggulangan Bencana Daerah |
| Nomor Peraturan | 164 |
| Jenis / Bentuk Peraturan | Keputusan Bupati |
| Singkatan Jenis / Bentuk Peraturan | - |
| Tempat Penetapan | Bantul |
| Tanggal-Bulan-Tahun Penetapan / Pengundangan | 12 Maret 2025 |
| Sumber | - |
| Subjek | - |
| Status Peraturan | Berlaku, ditetapkan pada 12 Maret 2025 |
| Bahasa | Indonesia |
| Lokasi | Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Bantul |
| Bidang Hukum | - |
| Abstrak | Unduh Abstrak tidak tersedia |
| Keyword | Perpanjangan Kedua Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Di Padukuhan Srandakan, Kalurahan Trimurti, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul |
Dokumen ini merupakan Keputusan Bupati Bantul Nomor 164 Tahun 2025 yang menetapkan perpanjangan kedua status tanggap darurat bencana banjir untuk wilayah Padukuhan Srandakan, Kalurahan Trimurti, Kapanewon Srandakan. Peraturan ini bukan merupakan aturan baru, melainkan kelanjutan dari status tanggap darurat sebelumnya karena proses penanganan dampak kerusakan akibat luapan Sungai Progo yang belum selesai dilaksanakan secara tuntas.
Isi teknis dan alasan mendasar diterbitkannya keputusan ini meliputi beberapa hal sebagai berikut:
Pemerintah Kabupaten Bantul menetapkan urutan prioritas dan langkah pelaksanaan teknis sebagai berikut:
Keputusan ini menegaskan bahwa segala bentuk penanganan darurat harus dilaksanakan secara terpadu di bawah koordinasi BPBD. Ketentuan khusus dalam keputusan ini menyatakan bahwa peraturan mulai berlaku pada tanggal ditetapkan, yakni 12 Maret 2025. Penanganan harus difokuskan pada pemulihan fungsi fasilitas umum yang rusak agar mobilitas dan keamanan masyarakat di sekitar aliran Sungai Progo kembali normal. Seluruh pelaksanaan tugas dalam masa tanggap darurat ini harus mengacu pada pedoman penyusunan rencana operasi darurat bencana yang berlaku secara nasional.
Ditetapkan di Bantul pada tanggal 12 Maret 2025 oleh Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih.
.